Terancam Gagal Sebab Politik, MUBES IV IKA SMPPN 56/SMAN 3 Gorontalo Sukses Dilaksanakan!

"Kita ini gak macam-macam yaa pak-bu, kita disini gak ada urusannya sama politik. Kita IKA SMANTIG berdiri dari tahun 2000 dan selalu bergerak pada pembangunan Gorontalo. Sekalipun tidak ada IKA SMANTIG, sekolah tetap jalan. Jadi jelas, IKA SMANTIG murni organisasi inisiatif sendiri. Wadahnya pengabdian dan pelatihan pemimpin masa depan," tegas SQB.

Tilongkabilanews.com – Terpilihnya Memmy Soraya sebagai Ketua Umum (Ketum) Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Sekolah Menengah Persiapan Pembangunan Negeri (SMPPN) 56 atau yang sekarang dikenal Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Gorontalo periode 2021-2026 pada Sabtu (29 Mei 2021), menjadi bukti suksesnya Musyawarah Besar (MUBES) IV IKA SMPPN 56/SMAN 3 Gorontalo dilaksanakan.

Kegiatan yang diawali dengan Tari Saronde Kreasi oleh Sanggar Hulonthalangi tersebut dihadiri oleh sejumlah tamu kehormatan seperti Wakil Gubernur (Wagub) Gorontalo, Idris Rahim dan Mantan Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) sekaligus Ketum IKA SMANTIG Periode 2016-2021, Syamsu Qamar Badu serta 91 peserta yang terbagi atas Peserta Penuh dan Peserta Peninjau dari angkatan 1977-2020.

Idris Rahim dalam sambutannya menyampaikan bahwa IKA SMANTIG adalah organisasi yang dinamis yang MUBESnya dilaksanakan setiap 5 tahun sekali. Sehingga, evaluasi juga eksistensi Alumni diharapkan dapat bermanfaat bagi pemerintah dan masyarakat Gorontalo.

“Untuk alumni ini saya harapkan dapat membantu pemerintah dalam menegakkan disiplin Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro yaa, sebagaimana yang telah disampaikan oleh Menteri Koordinator Perekonomian beberapa hari yang lalu. PPKM itu In syaa Allah akan berlangsung dari tanggal 1 sampai dengan 14 Juni,” ujar Wagub.

Selain itu, Idris Rahim juga memberikan pesan kepada seluruh peserta IKA SMANTIG agar ke depannya bisa memilih pengurus yang mau dan mampu dalam menyusun dan melaksanakan program-program kerja yang telah direncanakan.

“Karena begini yaa pak, bu, pengurus itu kalau dipilih hanya karena mau belum tentu dia mampu melaksanakan tugasnya, begitu juga kalau dipilih karena mampu belum tentu dia mau menjadi pengurus, olehnya harus dipilih berdasarkan kemauan dan kemampuan,” tutup Idris Rahim yang kemudian dilanjutkan dengan pemukulan gong dan penyematan kalung peserta sebagai tanda pembukaan acara.

Dita Anggraini Polapa selaku Ketua Panitia menyebutkan bahwa launching MUBES IKA SMANTIG ke-4 dengan tema “Menata Organisasi, Menata Kemitraan” sebelumnya telah dilaksanakan pada Desember 2020 menyusul dengan beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan di awal 2021.

“Adapun sumber dana dari serangkaian kegiatan ini berasal dari partisipasi setiap angkatan, senior-senior alumni, pihak eksternal, dan dengan sponsor utama Ibu Haja Memmy Soraya,” jelas Dita diiringi tepuk tangan meriah dari para peserta yang memenuhi Ballroom Hotel Aston Gorontalo.

Sementara itu, Syamsu Qamar Badu (SQB) dalam kesempatannya mengungkapkan bahwa sebelumnya MUBES IV IKA SMPPN 56/SMAN 3 Gorontalo terancam gagal oleh pihak-pihak yang menganggap adanya unsur politik.

“Hidup IKA SMANTIG!” sorak SQB membuka pidatonya.

“Kita ini gak macam-macam yaa pak-bu, kita disini gak ada urusannya sama politik. Kita IKA SMANTIG berdiri dari tahun 2000 dan selalu bergerak pada pembangunan Gorontalo. Sekalipun tidak ada IKA SMANTIG, sekolah tetap jalan. Jadi jelas, IKA SMANTIG murni organisasi inisiatif sendiri. Wadahnya pengabdian dan pelatihan pemimpin masa depan,” tegas SQB.

Syamsu Qamar Badu juga mengatakan bahwa MUBES kali ini benar-benar powerfull berkat kehadiran special guest Memmy Soraya.

“Untuk itu saya berharap, program-program yang belum terealisasi seperti study banding bagi guru-guru untuk meningkatkan mutu pendidikan dapat direalisasikan di tahun-tahun mendatang, terlebih Ibu Memmy Soraya sudah hadir ditengah-tengah kita,” pungkas SQB.

Adrian Lahay yang bertindak sebagai Pimpinan Sidang dalam MUBES yang dilaksanakan dari pukul 09:00 pagi hingga pukul 05:00 sore tersebut mengakhiri sidang dengan ucapan terima kasih dan ketuk palu.

“Kita lupakan segala kerikil-kerikil yang terjadi di MUBES hari ini, besok kita kembali lagi dengan suasana kekeluargaan dan santai-santai bersama,” tutup Adrian. (avi)