Upaya Menyamakan Kasus Luhut dengan  SBY Tampaknya Mengada-Ada

M. Jamiluddin Ritonga, Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul,

JAKARTA (Tilongkabilanews.com)-Relawan Sahabat LBP menggelar deklarasi mendukung Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan untuk maju sebagai presiden dalam pilpres 2024.

Ada pihak yang menilai, dukungan dari relawan terhadap Luhut mengingatkan kasus Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Saat itu SBY masih menjabat menteri di kabinet Megawati Soekarnoputri.

‘’Upaya menyamakan kasus Luhut dan SBY tampaknya mengada-ada. Sebab, SBY saat itu memang sudah mendapat banyak simpati dari masyarakat,’’ kata  M. Jamiluddin Ritonga,Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, kepada Tilongkabila, Rabu (13/10/2021).

Lanjut Jamiluddin, simpati masyarakat tambah menguat setelah ucapan suami Megawati, Taufik Kiemas, terhadap SBY yang kurang pantas. Masyarakat semakin mengagumi SBY, sehingga elektabilitasnya terus meningkat.

Kasus Luhut  menurut Jamiluddin, tidak menggambarkan seperti itu. Luhut hanya menteri yang terlihat sangat dipercaya Presiden Joko Widodo (Jokowi).

‘’Namun kepercayaan Jokowi itu tidak membawa Luhut pada popularitas yang dominan positif,’’tuturnya.

Hal itu juga tergambar pada elektabilitasnya yang sangat rendah. Bahkan dalam berbagai survei, elektabilitas Luhut tidak muncul.

Jadi, tambah dia, banyaknya jabatan yang diberikan Jokowi kepada Luhut tidak sebanding dengan popularitas dan elektabilitasnya. Hal ini tentu menyulitkan bagi relawan untuk mengerek elektabilitas Luhut.

Menurut mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta 1996 – 1999, dengan jabatan yang begitu banyak, elektabilitas Luhut seharusnya sudah moncer. Ini artinya, Luhut bukanlah sosok yang mudah untuk dijual.

Hal itu tentunya menyulitkan Luhut untuk bertarung pada Pilpres 2024. Karena itu, Luhut lebih baik tidak memikirkan pilpres,’ tutur Jamil.

‘’Luhut cukup bekerja saja untuk menyelesaikan masa baktinya sebagai menteri hingga 2024. Mungkin itu yang paling pas untuk Luhut,’’pungkas Luhut. (Lili).